
Jember Hari Ini – Badan Pusat Statistik (BPS) Jember merilis perkembangan terbaru indeks harga konsumen di bulan Desember 2025. Pada bulan Desember Kabupaten Jember mengalami inflasi Month-To-Month sebesar 0,86 persen.
Plt Kepala BPS Jember, Muhamad Suharsa, mengatakan penyumbang utama inflasi berasal dari kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,29 persen dan memberikan andil 0,73 persen terhadap inflasi umum.
Komoditas dengan andil inflasi tertinggi pada kelompok tersebut adalah cabai rawit yang menyumbang andil 0,35 persen dengan tingkat inflasi mencapai 124,5 persen. Kenaikan harga cabai rawit dipicu oleh penurunan produksi lokal pada bulan Desember akibat tingginya curah hujan.
Selain cabai rawit, beberapa komoditas lain yang turut memberikan andil inflasi M-To-M antara lain daging ayam ras dengan andil 0,13 persen, emas perhiasan sebesar 0,08 persen, bawang merah sebesar 0,04 persen, serta telur ayam ras sebesar 0,03 persen.
Kenaikan harga daging ayam ras dan telur ayam ras, dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Secara keseluruhan, terdapat 14 komoditas utama pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang menyumbang inflasi signifikan di atas 0,01 persen, dengan lima komoditas utama yaitu cabai rawit, daging ayam ras, bawang merah, telur ayam ras, dan terong.
Disisi lain, pada Desember 2025 juga terjadi deflasi pada beberapa komoditas. Cabai merah menjadi komoditas dengan andil deflasi terbesar secara Month-To-Month, yakni minus 0,04 persen, seiring dengan penurunan harga sebesar minus 20,33 persen. Komoditas lain yang turut mengalami deflasi antara lain ketimun dan jagung manis masing-masing dengan andil minus 0,02 persen, serta kelapa dan buncis dengan andil minus 0,01 persen. (Ulil)
