
Jember Hari Ini – Dinas Pendidikan Kabupaten Jember membeberkan kronologi kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan seorang guru Sekolah Dasar di Kecamatan Jelbuk. Aksi tersebut dipicu dari perkara kehilangan uang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahjono, menjelaskan, kejadian bermula dari seringnya kehilangan uang milik guru yang bersangkutan. Menurut keterangan guru, peristiwa kehilangan tersebut sudah terjadi berulang kali.
Pada kejadian terakhir, uang yang hilang senilai Rp75 ribu. Uang tersebut disebut memiliki nilai emosional karena merupakan uang mahar pernikahan yang disimpan di dalam dompet.
Saat kejadian, guru meninggalkan ruang kelas untuk ke kamar kecil. Sekembalinya dari kamar kecil, guru mendapati uang tersebut sudah tidak ada. Kondisi itu memicu emosi guru, terlebih yang bersangkutan juga tengah mengalami gangguan kesehatan.
Karena emosi, guru kemudian melakukan penggeledahan terhadap siswa di kelas hingga membuka baju siswa. Namun setelah dilakukan pengecekan, uang yang dilaporkan hilang tersebut tidak ditemukan.
Diketahui video aksi tak pantas itu viral di media sosial. Warganet beramai-ramai mengomentari video tersebut. (Rusdi)
