
Jember Hari Ini – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan sikap tegas untuk tidak mengambil langkah di luar arahan pemerintah pusat dan provinsi terkait kebijakan efisiensi Bahan Bakar Minyak (BBM). Kendati demikian, Pemkab Jember telah memulai langkah efisiensi di internal birokrasi.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, memastikan seluruh kebijakan daerah akan tunduk pada instruksi pemerintah di atasnya. Pemkab Jember memilih menahan diri dan tidak akan membuat keputusan yang berpotensi mendahului kebijakan nasional maupun provinsi.
Sebagai bentuk kesiapan, pemerintah daerah mulai menerapkan langkah efisiensi di internal birokrasi, salah satunya dengan penggunaan satu kendaraan untuk kegiatan dinas. Kebijakan ini sudah dijalankan dalam berbagai aktivitas resmi dan dinilai lebih efektif dalam menekan penggunaan BBM.
Di sisi lain, Pemkab Jember juga telah menyiapkan berbagai skenario kebijakan, termasuk kemungkinan perubahan hari kerja maupun sistem kerja.
Langkah tersebut diambil ditengah tekanan kondisi global yang berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia. Pemerintah pusat dinilai masih mengambil kebijakan moderat dengan menekankan efisiensi penggunaan BBM, bukan pemangkasan anggaran. (Rusdi)
