{"id":2104,"date":"2012-09-11T00:00:00","date_gmt":"2012-09-10T17:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.prosalinaradio.com\/2012\/09\/11\/1600-pasangan-suami-istri-berstatus-nikah-sirri.html"},"modified":"2012-09-11T00:00:00","modified_gmt":"2012-09-10T17:00:00","slug":"1600-pasangan-suami-istri-berstatus-nikah-sirri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=2104","title":{"rendered":"1600 Pasangan Suami Istri Berstatus Nikah Sirri"},"content":{"rendered":"\n<p> \tHal itu disampaikan Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dispenduk Capil, Joko Soponyoso, saat dialog tentang administrasi kependudukan, Selasa siang di Prosalina FM.<\/p>\n<p> \tMenurut Joko, Dispenduk Capil meminta seluruh camat untuk mendata jumlah pasangan suami istri yang menikah sirri di wilayahnya. Dari 17 kecamatan yang sudah lapor, ternyata rata-rata ada 100 pasangan suami istri di tiap-tiap kecamatan yang menikah sirri. Kecuali Kecamatan Puger yang datanya nihil. Joko meminta masyarakat Puger yang menikah sirri segera melapor ke kecamatan setempat.<br \/> \t&nbsp;<br \/> \tSementara Kepala Dispenduk Capil, Isman Sutomo, menjelaskan data nikah sirri setiap kecamatan itu nantinya akan dipakai sebagai acuan Dispenduk Capil dalam mengadakan pernikahan massal.<\/p>\n<p> \tTahun depan Dispenduk Capil akan menganggarkan pernikahan massal agar pasangan yang menikah sirri mendapatkan pengakuan negara, sehingga dokumen kependudukan mereka sesuai dengan fakta yang sebenarnya.<\/p>\n<p> \tSaat ini pendataan terus berlanjut. Syarat yang harus dipenuhi adalah, pernikahan sirri pasangan itu, harus diakui oleh pihak keluarga dan dibenarkan oleh para tetangganya sejauh radius 40 meter. (Elly)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p> \tSekitar 1600 pasangan suami isteri pada 16 kecamatan di Kabupaten Jember masih berstatus nikah sirri.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"h5ap_radio_sources":[],"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-2104","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sosial-budaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2104"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2104\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}