{"id":2535,"date":"2013-02-11T00:00:00","date_gmt":"2013-02-10T17:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.prosalinaradio.com\/2013\/02\/11\/penanganan-kasus-dugaan-korupsi-retribusi-ktp-dipertanyakan.html"},"modified":"2013-02-11T00:00:00","modified_gmt":"2013-02-10T17:00:00","slug":"penanganan-kasus-dugaan-korupsi-retribusi-ktp-dipertanyakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=2535","title":{"rendered":"Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Retribusi KTP, Dipertanyakan."},"content":{"rendered":"\n<p> \tSebelumnya, ketua forum Masyarakat tertindas atau format, kustiono musri, menduga terjadi tindak pidana korupsi, dalam program pembuatan KTP Konvensional, oleh Dispenduk Capil Jember.<\/p>\n<p> \tDalam laporan pertanggung Jawabannya, Dispenduk Capil menyerah PAD 1 Milyar Rupiah, tidak sebanding dengan jumlah penduduk wajib KTP di Jember, untuk Tahun 2006 hingga 2011.<\/p>\n<p> \tApabila 25 % penduduk Jember, Mengurus KTP dengan biaya 10 ribu rupiah saja, seharusnya ada pemasukkan PAD sekitar 5 Milyar Rupiah.<\/p>\n<p> \tSenin siang, Kustiono, dating ke Mapolres jember, mempertanyakan Kelanjutan Laporannya. Ia menyayangkan, ternyata Polres Jember belum menindaklanjuti laporannya, dan bahkan meminta kembali berkas laporannya.<\/p>\n<p> \tSementara itu Kepala Unit Tipikor Polres Jember, IPDA Bambang Irianto, Kepala Prosalina FM mengaku masih Mengumpulkan bahan keterangan atau Pulbaket, terkait kasus tersebut.<\/p>\n<p> \tUntuk menindak lanjuti kasus dugaan korupsi retribusi KTP, penyidik harus meminta keterangan kapada desa dan kecamatan, terkait data jumlah pengurusan KTP di setiap daerah dahulu.<\/p>\n<p> \tData itu nantinya, akan di cocokan dengan data sebagaimana laporan LSM format dan keterangan Dispenduk Capil.<br \/> \t\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p> \tMeski sudah setengah tahun di laporkan, polres Jember belum juga memproses kasus dugaan korupsi retribusi KTP Tahun 2011, Dengan terlapor Kepala Dispenduk capil Jember.<br \/> \t\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"h5ap_radio_sources":[],"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-2535","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sosial-budaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2535"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2535\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}