{"id":3231,"date":"2013-09-19T00:00:00","date_gmt":"2013-09-18T17:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.prosalinaradio.com\/2013\/09\/19\/puluhan-pedagang-buah-pasar-sabtuan-soal-rencana-penggusuran-oleh-pemprov-jatim.html"},"modified":"2013-09-19T00:00:00","modified_gmt":"2013-09-18T17:00:00","slug":"puluhan-pedagang-buah-pasar-sabtuan-soal-rencana-penggusuran-oleh-pemprov-jatim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=3231","title":{"rendered":"Puluhan Pedagang Buah Pasar Sabtuan Soal Rencana Penggusuran oleh Pemprov Jatim"},"content":{"rendered":"\n<p style=\"text-align: justify;\"> \tMenurut perwakilan pedagang kaki lima, Hari Prigel Siswanto proyek pembangunan pagar itu didanai Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi.<\/p>\n<p> \tPara pedagang keberatan jika penggusuran dilakukan tanpa ada lahan pengganti. Apalagi para pedagang diusir paksa dan sempat diancam oleh preman yang tidak dikenal agar segera membongkar lapaknya.<\/p>\n<p> \tSementara itu menurut Direktur Pelaksana Proyek pembangunan pagar CV Generasi Wijaya, Siswono membantah ada penggusuran dan meminta jasa preman untuk mengusir pedagang.<\/p>\n<p> \tSiswono menegaskan,\u00a0 proyek pembangunan pagar sepanjang 280 meter di lahan milik Dinas Peternakan Pemrov Jawa Timur akan tetap dilanjutkan karena pihaknya hanya diberi waktu\u00a0 90 hari. Karena ada penolakan dari para pedagang akhirnya ia memilih untuk menghentikan proyek sementara sampai ada solusi atas nasib para pedagang kaki lima itu.<\/p>\n<p> \tSiswono meminta pihak pemerintah daerah menengahi persoalan ini karena lahan yang dipergunakan untuk berjualan adalah milik Pemprov.<br \/> \t<strong>(Ulung)<\/strong><br \/> \t\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"> \tPuluhan pedagang buah di Pasar Sabtuan Kelurahan Kebonsari Kecamatan Sumbersari Jember mempersoalkan upaya pengusiran paksa dengan dalih proyek pembangunan pagar di sepanjang jalan tempat lapak mereka.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"h5ap_radio_sources":[],"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-3231","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sosial-budaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3231"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3231\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}