{"id":3273,"date":"2013-09-26T00:00:00","date_gmt":"2013-09-25T17:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.prosalinaradio.com\/2013\/09\/26\/buruh-harian-lepas-ptpn-silosanen-mengadu-ke-disnakertrans.html"},"modified":"2013-09-26T00:00:00","modified_gmt":"2013-09-25T17:00:00","slug":"buruh-harian-lepas-ptpn-silosanen-mengadu-ke-disnakertrans","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=3273","title":{"rendered":"Buruh Harian Lepas PTPN Silosanen Mengadu ke Disnakertrans"},"content":{"rendered":"\n<p style=\"text-align: justify;\"> \tSeorang perwakilan buruh, Sugiarso bingung dan merasa dispersulit karena Disnakertrans terkesan tidak peduli dengan nasib mereka.\u00a0 Padahal mereka sudah mengadu ke Disnakertrans sejak sebelum hari raya. Namun hingga kini THR yang diharapkan itu tidak kunjung cair dengan alasan tidak ada aturan yang mengatur.<\/p>\n<p> \tMereka yang datang ke Disnakertrans rata-rata sudah bekerja puluhan tahun dan merasa berhak menerima THR. Dalam pertemuan itu Disnakertrans Jember juga menolak permintaan buruh memberi surat keterangan jawaban yang rencananya akan dibawa ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.<\/p>\n<p> \tSementara itu menurut Kepala Bidang Pengawasan dan Hubungan Industrial Disnakertrans Jember, Budi Utami mengaku hingga kini tidak aturan yang mengatur tentang kesejahteraan buruh harian lepas sehingga aduan buruh PTPN Silosanen tidak bisa ditindaklanjuti. Namun demikian Disnakertrans Jember sudah meminta petunjuk kepada pemerintah pusat untuk mengatasi persoalan itu.<\/p>\n<p> \tSetelah dari Disnakertrans, buruh kemudian beranjak ke gedung dewan namun tidak bertemu dengan satupun anggota dewan yang sedang ke luar kota semua.<strong> (Ulung)<\/strong><br \/> \t\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"> \tBuruh harian lepas PTPN Silosanen Jember Kamis pagi (26\/9) mengadu ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jember. Jatah Tunjangan Hari Raya atau THR mereka hingga kini tidak cair.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"h5ap_radio_sources":[],"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-3273","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sosial-budaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3273"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3273\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}