{"id":33305,"date":"2019-09-03T21:42:48","date_gmt":"2019-09-03T14:42:48","guid":{"rendered":"http:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=33305"},"modified":"2019-09-03T21:42:48","modified_gmt":"2019-09-03T14:42:48","slug":"audiotorial-dispendukcapil-makin-yahud","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=33305","title":{"rendered":"Audiotorial &#8220;Dispendukcapil Makin Yahud&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/news.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-33259 alignleft\" src=\"http:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/news.jpg\" alt=\"\" width=\"125\" height=\"125\" srcset=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/news.jpg 125w, https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/news-80x80.jpg 80w, https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/news-40x40.jpg 40w, https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/news-64x64.jpg 64w, https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/news-75x75.jpg 75w\" sizes=\"auto, (max-width: 125px) 100vw, 125px\" \/><\/a>Kabar gembira, Kantor Dispendukcapil Jember tidak lagi diwarnai antrian panjang dan berjubel. Warga yang mengurus dokumen kependudukan juga tidak perlu lagi datang dini hari hanya agar bisa dapat antrean di baris depan. Kepala Dinas Kependududukan dan Catatan Sipil Jember, Isnaini Dwi Sushanti, menerangkan, tahun lalu antrian bisa mencapai 21 ribu orang sebulan. Sekarang jumlah warga yang butuh layanan di Dispenduk turun hingga 4 ribu orang. Menurut dia, jumlah warga yang dilayani di kantor Dispenduk berkurang sejak kepengurusan dokumen kependudukan bisa dilakukan di Kecamatan. Sosialisasi bahwa mengurus dokumen kependudukan bisa dilakukan di kecamatan juga dilakukan dengan gencar.<\/p>\n<p>Begitu memang seharusnya. Layanan dasar adalah hak warga. Maka langkah yang ditempuh Kepala Dinas Kependudukan Jember mesti diapresiasi. Distribusi layanan hingga ke Kecamatan sama dengan mendekatkan layanan itu kepada masyarakat. Masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari Kantor Dispenduk tidak perlu merogoh kocek tambahan untuk biaya transport. Warga yang berada di wilayah pinggiran juga tidak perlu datang dini hari, apalagi sampai harus menginap dan berbekal makanan untuk mengurus dokumen kependudukan. Dokumen kependudukan adalah dokumen penting. Dia dibutuhkan di hamper semua urusan. Apalagi di zaman serba terkoneksi dan terintegrasi, dokumen kependudukan seperti KK dan KTP adalah keniscayaan.<\/p>\n<p>Begitulah, maka harapan berikutnya adalah memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan, taruh misalnya yang menyangkut waktu penyelsaian urusan.\u00a0 Tidak bisa sekaligus memang. Tetapi niat dan itikad itu mesti diteguhkan. Sebegitu rupa sehingga slogan SEMEDI ( Sehari Mesti Jadi) yang dulu pernah dicanangkan, bisa terwujud.<\/p>\n<p>Sepertinya harapan itu tidak berlebihan. Sebab, Dinas Kependudukan sudah memulainya. Langkah demi langkah, tetapi pasti. Dampaknya juga mulai terasa. Kepadatan antrean berkurang. Warga juga merasa terlayani lebih baik. Juga tidak berlebihan jika Dinas Kependudukan dilihat sebagai <i>role model<\/i> layanan yang pada saatnya nanti OPD ini menjadi <b>Wilayah Birokrasi<\/b> <b>Bersih Melayani. <\/b>Sebab, prinsip yang berlaku dalam layanan publik adalah <i>\u201cJika bisa dipermudah mengapa dipersulit\u201d. <\/i>Jangan lupa, dengan begitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga bakal menjadi <i>role model <\/i>tentang kebijakan Bupati tentang \u201c<i>memilih orang yang tepat di tempat dan urusan yang tepat pula\u201d. <strong>(Aga)<\/strong><br \/>\n<\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabar gembira, Kantor Dispendukcapil Jember tidak lagi diwarnai antrian panjang dan berjubel. Warga yang mengurus dokumen kependudukan juga tidak perlu lagi datang dini hari hanya agar bisa dapat antrean di&#8230; <a class=\"meta-more\" href=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=33305\"><span class=\"meta-nav\"><\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":33259,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"h5ap_radio_sources":[],"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-33305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-audiotorial","junkie_custom_tags-junkie_featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33305"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33305\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/33259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}