{"id":3536,"date":"2013-11-13T00:00:00","date_gmt":"2013-11-12T17:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.prosalinaradio.com\/2013\/11\/13\/korban-pencabulan-oleh-seorang-kakek-ketakutan-bertemu-terdakwa.html"},"modified":"2013-11-13T00:00:00","modified_gmt":"2013-11-12T17:00:00","slug":"korban-pencabulan-oleh-seorang-kakek-ketakutan-bertemu-terdakwa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=3536","title":{"rendered":"Korban Pencabulan oleh Seorang Kakek Ketakutan Bertemu Terdakwa"},"content":{"rendered":"\n<p style=\"text-align: justify;\"> \tMereka takut bertemu dengan terdakwa SY, warga Kecamatan Patrang.\u00a0 Karena para korban tidak mau masuk untuk dimintai keterangan, maka hakim meminta terdakwa untuk keluar terlebih dahulu dari ruang sidang. Setelah itu, baru ketiga korban didampingi orang tuanya mau memasuki ruang sidang. Majelis hakim kemudian menanyakan satu persatu korban, ada yang sambil menangis menjawab pertanyaan hakim.<\/p>\n<p> \tMenurut salah seorang saksi yang merupakan bibi salah seorang korban, Dwi Ari Astuti, para korban masih trauma bertemu terdakwa. Kemungkinan mereka masih ingat peristiwa pencabulan yang menimpa 7 orang korban.<\/p>\n<p> \tJaksa Penuntut Umum, Adik Sri menjelaskan, dalam sidang yang berlangsung tertutup itu korban menjelaskan telah dicabuli terdakwa. Dalam keterangan korban, terdakwa memanggil para korban kemudian mereka diminta membuka baju dan celana.<\/p>\n<p> \tSementara terdakwa SY saat dimintai pendapatnya membantah keterangan para saksi. Ia mengaku tidak membuka celana korban dan mencabulinya. Ia mengaku hanya memegang perut korban.<strong> (Hafit)<\/strong><br \/> \t\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"> \tTiga bocah asal Kecamatan Patang, RF, KY, AS, menangis ketakutan sambil memeluk orang tuanya saat memasuki ruang sidang Pengadilan Negeri Jember.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"h5ap_radio_sources":[],"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-3536","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hukum-dan-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3536","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3536"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3536\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3536"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3536"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3536"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}