{"id":3900,"date":"2014-01-17T00:00:00","date_gmt":"2014-01-16T17:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.prosalinaradio.com\/2014\/01\/17\/lokasi-penampungan-pedagang-pasar-kencong-dibom-molotov-lagi.html"},"modified":"2014-01-17T00:00:00","modified_gmt":"2014-01-16T17:00:00","slug":"lokasi-penampungan-pedagang-pasar-kencong-dibom-molotov-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=3900","title":{"rendered":"Lokasi Penampungan Pedagang Pasar Kencong, Dibom Molotov Lagi"},"content":{"rendered":"\n<p style=\"text-align: justify;\"> \tPembakaran berbau teror itu, terjadi sekitar jam 12 siang, saat sebagian besar pedagang sedang menunaikan sholat Jumat di masjid tidak jauh dari pasar penampungan sementara.<\/p>\n<p> \tBeruntung, menurut salah seorang pedagang, Sholeh, warga yang mengetahui kejadian itu segera bergotong royong memadamkan kobaran api sehingga tidak sampai menjalar ke kios lainnya.<\/p>\n<p> \tDi lokasi kios yang terbakar, ditemukan sebuah tas anyaman berisi tiga buah bom molotov, satu diantaranya sudah meledak yang mengakibatkan kios milik Maman terbakar.<\/p>\n<p> \tAtas kejadian itu, pedagang kembali melaporkan ke Mapolsek Kencong, yang tidak jauh dari lokasi pasar penampungan untuk menangkap pelaku teror bom molotov tersebut.<\/p>\n<p> \tSholeh menyayangkan, karena selain tidak adanya perlindungan pemerintah, polisi tidak pernah mengungkap pelaku teror tergadap pedagang.<br \/> \t\u00a0\u00a0 \u00a0<br \/> \tBeberapa hari yang lalu, sebuah kios di lokasi penampungan pedagang pasar Kencong juga terbakar akibat bom molotov oleh orang tidak dikenal.<\/p>\n<p> \tSholeh menduga, pelaku pembakaran adalah orang suruhan dari aktor intlektual yang menginginkan pedagang segera pindah ke pasar baru.<strong> (Fathul)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"> \tLagi, untuk yang kedua kalinya, salah satu kios di lokasi penampungan pedagang pasar Kencong dibakar menggunakan bom molotov oleh orang tidak dikenal.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"h5ap_radio_sources":[],"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-3900","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hukum-dan-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3900"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3900\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}