{"id":53278,"date":"2025-08-19T20:19:32","date_gmt":"2025-08-19T13:19:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=53278"},"modified":"2025-08-19T20:19:36","modified_gmt":"2025-08-19T13:19:36","slug":"pbak-2025-uin-khas-jember-ribuan-mahasiswa-baru-kritik-kapitalisme-ekologis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=53278","title":{"rendered":"PBAK 2025 UIN KHAS Jember, Ribuan Mahasiswa Baru Kritik Kapitalisme Ekologis"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"925\" height=\"386\" src=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-20.05.51.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-53280\" style=\"width:500px\" srcset=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-20.05.51.png 925w, https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-20.05.51-300x125.png 300w, https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-20.05.51-768x320.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 925px) 100vw, 925px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Ribuan Mahasiswa Baru Kritik Kapitalisme Ekologis.<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Jember Hari Ini &#8211;<\/strong> Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 di UIN KHAS Jember dimanfaatkan oleh ribuan mahasiswa baru untuk menyuarakan kritik terhadap kapitalisme ekologis. Mereka menilai bahwa kapitalisme ekologis hanyalah upaya pencitraan perusahaan yang selama ini merusak lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan yang berlangsung di Stadion Imam Nahrowi, Selasa (19\/08\/2025), diikuti oleh 2.466 mahasiswa baru dari lima fakultas, yaitu: Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora, Fakultas Syariah, Fakultas Dakwah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).<\/p>\n\n\n\n<p>Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Khoirul Faizin, menjelaskan, tema besar PBAK tahun ini adalah \u201cEkoteologi: Kritik terhadap Kapitalisme Ekologis dalam Wacana Pembangunan Global.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Tema ini, kata dia, merupakan pengejawantahan dari dasa cita rektor, khususnya poin ke-8: <em>green and smart campus<\/em>, dan sejalan dengan asta protas Kementerian Agama terkait penguatan ekoteologi, cabang kajian yang mengeksplorasi hubungan antara agama dan lingkungan hidup. <strong><em><\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Senada dengan itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN KHAS Jember, Zainul Ansori, menyoroti bahaya laten pembangunan global yang dibungkus dengan jargon kemajuan, modernisasi, dan pertumbuhan ekonomi. Ia menilai, di balik narasi indah tersebut, tersembunyi praktik eksploitatif yang menjadikan alam sebagai komoditas semata. <strong><em><\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni zain, menekankan pentingnya pembentukan karakter mahasiswa baru. Ia memperkenalkan DIVA yang merupakan singkatan dari Dedikatif, Inovatif, Visioner, dan Adaptif. <strong><em><\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam acara tersebut, Rektor UIN KHAS juga memberikan apresiasi khusus kepada sepuluh mahasiswa baru yang berasal dari luar Pulau Jawa, termasuk dari daerah terjauh, penyandang disabilitas, serta lulusan man dan madrasah unggulan lainnya. <strong>(Hafit-Adv)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jember Hari Ini &#8211; Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 di UIN KHAS Jember dimanfaatkan oleh ribuan mahasiswa baru untuk menyuarakan kritik terhadap kapitalisme ekologis. Mereka menilai bahwa&#8230; <a class=\"meta-more\" href=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=53278\"><span class=\"meta-nav\"><\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":53281,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"h5ap_radio_sources":[],"footnotes":""},"categories":[1,14],"tags":[],"class_list":["post-53278","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pendidikan","junkie_custom_tags-junkie_featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53278","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=53278"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53278\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/53281"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=53278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=53278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=53278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}