{"id":56770,"date":"2026-04-11T20:59:28","date_gmt":"2026-04-11T13:59:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=56770"},"modified":"2026-04-11T20:59:42","modified_gmt":"2026-04-11T13:59:42","slug":"ketua-komisi-b-dprd-jember-tolak-rencana-pajak-toko-tradisional-berjaringan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=56770","title":{"rendered":"Ketua Komisi B DPRD Jember Tolak Rencana Pajak Toko Tradisional Berjaringan"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"309\" height=\"413\" src=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-11.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-56771\" style=\"width:500px\" srcset=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-11.png 309w, https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-11-224x300.png 224w\" sizes=\"auto, (max-width: 309px) 100vw, 309px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Candra Ary Fiyanto<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Jember Hari Ini &#8211; <\/strong>Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fiyanto, menyatakan penolakan terhadap rencana penerapan pajak dan retribusi bagi toko tradisional berjaringan yang dinilai belum memiliki dasar regulasi yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan Candra sebagai respons atas wacana penjajakan pungutan pajak terhadap toko tradisional berjaringan, seperti Toko Madura.<\/p>\n\n\n\n<p>Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, pada prinsipnya pemerintah tidak seharusnya membebani masyarakat yang menjalankan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Terlebih, dalam kondisi ekonomi yang masih belum stabil, pemerintah dinilai perlu memberikan kepastian bagi pelaku usaha, termasuk keberadaan toko-toko tradisional yang kerap dianggap sebagai bagian dari jaringan usaha.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan, setiap kebijakan terkait pajak dan retribusi harus mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perlindungan Pasar Rakyat dan Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, serta Perda terkait Pajak dan Retribusi Daerah.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Candra, pemerintah daerah memang perlu melakukan inovasi untuk meningkatkan dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, kebijakan tersebut tidak boleh serta-merta diterapkan pada toko atau warung yang dikategorikan sebagai berjaringan tanpa kejelasan dasar hukum.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menekankan pentingnya penyamaan persepsi mengenai definisi toko tradisional berjaringan sebelum kebijakan pajak diberlakukan. Pasalnya, hingga saat ini definisi tersebut belum diatur secara jelas dalam regulasi yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia menyebut, untuk toko modern berjaringan sudah jelas diatur dalam Perda Nomor 9 Tahun 2016, yakni usaha yang memiliki kesamaan modal, manajemen, pemasok, maupun distribusi. Sementara untuk toko tradisional berjaringan, definisinya belum diatur secara tegas. <strong><em><\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Candra menambahkan, apabila pemerintah berencana mengatur toko tradisional yang masih masuk kategori UMKM, maka penegakan Perda Nomor 9 Tahun 2016 harus menjadi prioritas. Ia menyoroti fakta bahwa jumlah toko swalayan berjaringan di sejumlah kecamatan telah melebihi batas minimal yang ditentukan dalam perda tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, Komisi C DPRD Jember melakukan penjajakan terkait kemungkinan penerapan pajak dan retribusi daerah dengan memanggil Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Jember. <strong>(Hafit)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jember Hari Ini &#8211; Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fiyanto, menyatakan penolakan terhadap rencana penerapan pajak dan retribusi bagi toko tradisional berjaringan yang dinilai belum memiliki dasar regulasi&#8230; <a class=\"meta-more\" href=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=56770\"><span class=\"meta-nav\"><\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":56771,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"h5ap_radio_sources":[],"footnotes":""},"categories":[1,12],"tags":[],"class_list":["post-56770","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-politik","junkie_custom_tags-junkie_featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/56770","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=56770"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/56770\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/56771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=56770"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=56770"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=56770"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}