{"id":58198,"date":"2026-08-27T18:33:35","date_gmt":"2026-08-27T11:33:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=58198"},"modified":"2026-08-27T18:33:37","modified_gmt":"2026-08-27T11:33:37","slug":"anggaran-seragam-pengajian-pkbm-rp225-miliar-disorot-dprd-jember-dinilai-tidak-masuk-akal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=58198","title":{"rendered":"Anggaran Seragam Pengajian PKBM Rp22,5 Miliar Disorot DPRD Jember, Dinilai Tidak Masuk Akal"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-27-at-18.14.14.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"478\" height=\"850\" src=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-27-at-18.14.14.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-58199\" style=\"object-fit:cover;width:500px;height:500px\" srcset=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-27-at-18.14.14.jpeg 478w, https:\/\/www.prosalinaradio.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-27-at-18.14.14-169x300.jpeg 169w\" sizes=\"auto, (max-width: 478px) 100vw, 478px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsih Khoris.<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Jember Hari Ini<\/strong> &#8211; Anggaran pengadaan seragam pengajian bagi peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Jember menjadi sorotan Komisi D DPRD Jember. Anggaran yang tercantum dalam KUA-PPAS APBD 2027 tersebut mencapai Rp22,5 miliar dengan sasaran sekitar 90 ribu peserta.<\/p>\n\n\n\n<p>Komisi D menilai jumlah sasaran tersebut perlu dikaji ulang karena dinilai tidak sebanding dengan jumlah peserta didik pendidikan formal di Jember. Untuk pendidikan formal, penerima program seragam sekolah yang dipaparkan Dinas Pendidikan hanya sekitar 48 ribu siswa. Karena itu, Komisi D meminta Dinas Pendidikan mengevaluasi kembali usulan anggaran Rp22,5 miliar yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dalam pembahasan KUA-PPAS APBD Jember 2027.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsi Khoris, mengatakan, sejumlah anggota komisi telah menyampaikan masukan agar angka sasaran penerima program tersebut dikoreksi. Menurutnya, dalam pembahasan anggaran bersama Dinas Pendidikan, terdapat sejumlah program pengadaan perlengkapan sekolah. Diantaranya seragam bagi siswa kelas 1 SD, siswa kelas 7 SMP, serta tambahan seragam untuk peserta PKBM.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan pemaparan Dinas Pendidikan, pengadaan seragam dan sepatu bagi 32 ribu siswa kelas 1 SD Negeri di Jember dianggarkan sekitar Rp16,6 miliar. Sementara untuk 16 ribu siswa kelas 7 SMP, anggarannya mencapai sekitar Rp9,6 miliar. Dengan demikian, total sasaran program seragam untuk pendidikan formal mencapai 48 ribu siswa dengan anggaran sekitar Rp26,2 miliar.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, terdapat anggaran Rp22,5 miliar untuk program peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor pendidikan kesetaraan. Anggaran tersebut salah satunya diarahkan untuk pengadaan seragam pengajian bagi peserta PKBM dengan sasaran yang disebut mencapai 90 ribu orang.<strong><em><\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Anggota Komisi D DPRD Jember, Suciati, juga mempertanyakan kewajaran jumlah sasaran tersebut. Terlebih, berdasarkan penjelasan dinas pendidikan, program tersebut akan menyasar peserta dari sekitar 40 lembaga PKBM.<\/p>\n\n\n\n<p>Suciati yang pernah terlibat dalam pengelolaan PKBM menilai jumlah 90 ribu peserta terlalu besar jika dibandingkan dengan kondisi riil di lapangan. Jika dibagi rata ke 40 lembaga, setiap PKBM harus memiliki sekitar 2.250 peserta. Menurutnya, jumlah tersebut sulit ditemukan karena untuk mendapatkan sekitar 15 peserta saja bagi sebuah kelompok belajar tidak mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia mencontohkan, jika satu kelas berisi 30 peserta dan setiap PKBM memiliki tiga program kesetaraan, yakni paket A, paket B dan paket C, jumlah peserta dalam satu kelompok pun tidak akan mencapai ribuan orang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, menjelaskan, anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan IPM melalui sektor pendidikan, termasuk pendidikan kesetaraan di PKBM.<\/p>\n\n\n\n<p>Arief mengatakan, salah satu persoalan yang masih dihadapi Jember adalah rendahnya rata-rata lama sekolah yang saat ini berada di angka sekitar 6,5 tahun. Kondisi tersebut turut memengaruhi capaian IPM Kabupaten Jember.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, masih terdapat warga yang tidak menyelesaikan pendidikan hingga jenjang SMP. Karena itu, pendidikan kesetaraan dinilai menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak menuntaskan sekolah formal.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait sorotan Komisi D terhadap anggaran seragam PKBM sebesar Rp22,5 miliar, Arief memastikan pihaknya akan mempertimbangkan masukan tersebut dalam evaluasi anggaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Dinas Pendidikan juga akan menggunakan data dan hasil survei dari pihak yang berwenang untuk memastikan jumlah sasaran program sesuai dengan kondisi riil, terutama karena angka putus sekolah di Kabupaten Jember masih menjadi persoalan yang perlu ditangani. <strong>(Hafit)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jember Hari Ini &#8211; Anggaran pengadaan seragam pengajian bagi peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Jember menjadi sorotan Komisi D DPRD Jember. Anggaran yang tercantum dalam KUA-PPAS APBD&#8230; <a class=\"meta-more\" href=\"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/?p=58198\"><span class=\"meta-nav\"><\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":58199,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"h5ap_radio_sources":[],"footnotes":""},"categories":[1,12],"tags":[],"class_list":["post-58198","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-politik","junkie_custom_tags-junkie_featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/58198","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=58198"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/58198\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58200,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/58198\/revisions\/58200"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/58199"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=58198"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=58198"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.prosalinaradio.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=58198"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}