Jember Hari Ini – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Jember mulai mempersiapkan sarana transportasi bagi jemaah calon haji asal Kabupaten Jember tahun 2026. Meski situasi geopolitik di Timur Tengah memanas akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, rencana pemberangkatan jemaah haji dari Jember dipastikan tidak mengalami perubahan.

Kabag Kesra Setda Pemkab Jember, Nurul Hafidz Yasin, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi terkait penundaan pemberangkatan jemaah calon haji asal Jember. Karena itu, persiapan akomodasi dan transportasi dari Jember menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya tetap dilakukan sesuai jadwal.
Pemkab Jember menyiapkan transportasi untuk sekitar 2.920 jemaah calon haji yang terbagi dalam sembilan kelompok terbang atau kloter. Para jemaah dijadwalkan berangkat secara bertahap mulai 14 hingga 16 Mei 2026.
Karena itu, usai Hari Raya Idulfitri nanti, pihak Kesra akan berkoordinasi dengan pihak ketiga untuk menyiapkan armada bus baru sebagai sarana transportasi jemaah menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jember, Nur Sholeh, sebelumnya menyampaikan bahwa berbagai persiapan juga telah dilakukan. Di antaranya pelaksanaan manasik haji di tingkat kecamatan serta penyediaan buku panduan manasik haji bagi para jemaah.
Buku panduan tersebut didatangkan dari Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, menyesuaikan jumlah jemaah calon haji Kabupaten Jember yang mencapai 2.930 orang, termasuk 19 jemaah cadangan yang berpotensi naik menggantikan jemaah yang batal berangkat. Selain itu, proses pengambilan koper jemaah juga mulai dipersiapkan sebagai bagian dari tahapan keberangkatan. (Hafit)
