Sampah Wisata Pantai Jember Capai 1 Ton Per Pekan, DLH Dorong Pengelolaan Mandiri

Tumpukan sampah di wisata pantai Jember.

Jember Hari Ini – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember terus mendorong pengelolaan sampah secara mandiri di sejumlah destinasi wisata. Namun, setiap momentum libur panjang seperti hari raya idulfitri, persoalan sampah di kawasan wisata khususnya pantai, masih kerap terjadi. Bahkan, volume sampah yang diangkut dari kawasan wisata seperti Pantai Papuma hingga Pantai Watu Ulo rata-rata mencapai 1 ton setiap pekan.

Koordinator Pengelolaan Sampah Kabupaten Jember, RM Masbut, Senin (30/03/2026), menjelaskan, pengelolaan sampah di lokasi wisata sejatinya menjadi tanggung jawab pengelola masing-masing destinasi.

Pengelola wisata melakukan penanganan awal secara mandiri, seperti menyiapkan tempat penampungan. Ketika sudah penuh, DLH melalui tim terkait melakukan pengangkutan ke tempat pembuangan akhir.

Menurutnya, pengangkutan sampah di kawasan wisata umumnya dilakukan satu kali dalam sepekan. Namun, pada momen tertentu seperti kegiatan besar atau event wisata, pengangkutan bisa dilakukan lebih cepat pada hari yang sama.

Meski demikian, persoalan sampah masih menjadi tantangan. Masbut menilai, fasilitas tempat sampah di sejumlah destinasi wisata masih minim dan jaraknya terlalu berjauhan, sehingga pengunjung cenderung membuang sampah sembarangan.  

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah, tidak hanya sekadar dikumpulkan. Menurutnya, sampah seharusnya sudah mulai dipilah antara organik dan anorganik untuk kemudian dimanfaatkan, tidak hanya menunggu diangkut.

DLH Jember sendiri mengaku telah melakukan berbagai upaya edukasi kepada pengelola wisata dan pedagang, termasuk memberikan bantuan tempat sampah. Namun, implementasi di lapangan masih belum maksimal.

Kesadaran pengunjung juga dinilai masih rendah. Banyak yang datang, makan, lalu meninggalkan sampah begitu saja tanpa dibuang ke tempat yang disediakan.

DLH berharap kolaborasi antara pengelola wisata dan pengunjung dapat ditingkatkan agar persoalan sampah, khususnya di kawasan pantai, tidak terus berulang setiap musim liburan. (Ulil)

Comments are closed.