Serap Aspirasi Warga Mumbulsari, Keluhan Petani dan Infrastruktur Jadi Sorotan

Siswono

Jember Hari Ini – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Jember, Siswono, menilai kegiatan turun langsung ke desa yang dilakukan Bupati Jember dalam program Bunga Desaku menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara nyata. Hal itu disampaikannya saat mendampingi kunjungan bupati di Kecamatan Mumbulsari, Selasa (07/04/2026).

Menurut Siswono, kehadiran kepala daerah yang langsung bertatap muka dengan warga merupakan hal yang jarang terjadi dalam dua dekade terakhir. Ia menyebut, pendekatan tersebut memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan secara terbuka.

Dari hasil dialog dengan warga, Siswono mengungkapkan sejumlah persoalan utama yang dihadapi masyarakat, khususnya petani. Salah satu yang paling menonjol adalah kondisi lahan pertanian yang mulai mengalami penurunan kualitas atau menjadi masam.

Terkait hal itu, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember tidak akan bersaing dengan petani dalam produksi pupuk organik. Sebaliknya, pemerintah memberikan ruang seluas-luasnya kepada kelompok tani untuk memproduksi dan memasarkan pupuk secara mandiri.

Selain persoalan pertanian, infrastruktur jalan di wilayah pelosok juga menjadi keluhan utama warga. Menurut Siswono, kondisi jalan sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam distribusi hasil panen.

Dalam rangkaian kegiatan “Bunga Desaku” di Kecamatan Mumbulsari, pemerintah daerah juga melaksanakan berbagai agenda, mulai dari pertemuan dengan kader posyandu, peternak, tokoh masyarakat, hingga pelaku UMKM dan kelompok tani. Selain itu, dilakukan pula peninjauan infrastruktur seperti jembatan serta kunjungan ke fasilitas layanan kesehatan.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memastikan program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (AJA)

Comments are closed.