
Jember Hari Ini – Muspika Kencong melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah pangkalan gas LPG 3 kilogram di Kecamatan Kencong, Rabu (08/04/2026). Sidak ini dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan pasokan gas bersubsidi serta adanya kenaikan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kapolsek Kencong, AKP Sunarto, Kamis (09/04/2026) menyampaikan, dari hasil sidak di beberapa pangkalan ditemukan adanya kekosongan stok LPG 3 kilogram. Selain itu, pihaknya juga menerima laporan masyarakat mengenai harga jual yang melampaui HET, dengan kisaran antara 25 ribu hingga 30 ribu rupiah per tabung.
Dalam sidak tersebut, muspika Kencong menemukan tiga pangkalan yang menjual diatas HET. Atas temuan itu, petuga memberikan imbauan dan edukasi kepada para pemilik pangkalan agar tidak menjual lpg di atas ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Pangkalan juga diingatkan untuk tidak mengambil pasokan dari luar wilayah distribusi resmi karena dapat memicu ketimpangan distribusi dan memperparah kelangkaan di wilayah lain.
Pasca sidak tersebut, lanjut Sunarto, pemilik tiga pangkalan tersebut saat ini sudah menjual gas elpiji 3 kg sesuai HET.
Lebih jauh Sunarto menjelaskan, berkurangnya pasokan dari agen menjadi salah satu faktor penyebab kelangkaan LPG di wilayah Kencong. Dari yang biasanya menerima 100 hingga 150 tabung, beberapa pangkalan dilaporkan hanya mendapatkan setengah dari jumlah tersebut. (Rusdi)
