Jember Hari Ini – Universitas Jember mulai melaksanakan tahapan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sejak 22 Januari lalu. Seleksi nasional yang dikenal oleh masyarakat sebagai jalur PMDK ini menerima 50 persen calon mahasiswa, dari total daya tampung program studi.
Kepala Humas dan Protokoler Universitas Jember, Agung Purwanto mengatakan, proses seleksi dimulai dengan pengisian Pangkalan Data Siswa Sekolah (PDSS). Selanjutnya, siswa secara online memverifikasi kebenaran data yang disampaikan sekolah, termasuk nilai raportnya. Jika sudah benar, siswa bisa mendaftar dan mengikuti proses seleksi yang pengumuman hasilnya akan dilakukan pada 9 Mei mendatang.
Saat ini, Universitas Jember terus menyosialisasikan tahapan SNMPTN tersebut, terutama di wilayah tapal kuda. Universitas Jember, kata Agung, berharap kantor Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan juga ikut menyosialisasikan SNMPTN ke sekolah-sekolah. Seluruh biaya seleksi SNMPTN ditanggung oleh negara.
Sama seperti tahun lalu, selain SNMPTN, masih ada 2 jalur lagi penerimaan mahasiswa baru, yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan jalur seleksi mandiri atau seleksi lokal. SBMPTN menampung 30 persen, sedangkan seleksi mandiri menampung 20 persen dari kursi daya tampung masing-masing program studi. (Ely)

