Jember Hari Ini – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Nur Syam, meminta kepada Perguruan Tinggi untuk ikut berperan aktif memerangi gerakan radikalisme. Pernyataan itu disampaikan Nur Syam, usai kunjungan kerja ke kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Kamis siang.
Menurut Nur Syam, secara umum gerakan radikalisme terbagi dua. Pertama, gerakan radikal secara tindakan, kedua dalam bentuk pemikiran. Untuk melawan gerakan radikal dalam bentuk tindakan, lanjut Nur Syam, sebenarnya sudah dilakukan oleh aparat kepolisian melalui Detasemen Khusus (Densus) 88. Sedangkan gerakan radikal melalui pemikiran, harus dilawan oleh Perguruan Tinggi dalam bentuk pemikiran akademik.
Selain itu, lanjut mantan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya ini, Kementerian Agama saat ini akan memasukkan Wawasan Islam Nusantara dalam kurikulum yang nantinya diimplementasikan di sekolah. (Win)
