Jember Hari Ini – Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Pgri Jember, Muhammad Fadil Jamali, memastikan penonaktifan IKIP PGRI tidak akan mempengaruhi penerimaan mahasiswa baru.
Kepada sejumlah wartawan Fadil menerangkan, penonaktifan IKIP PGRI Jember oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI), tidak ada sangkut pautnya dengan kegiatan akademik di fakultas maupun program studi. Meski berstatus nonaktif, tidak akan mempengaruhi kegiatan akademik termasuk penerimaan mahasiswa baru. Terbukti beberapa waktu yang lalu, IKIP PGRI Jember bersama sejumlah universitas negeri dan Perguruan Tinggi swasta se-Besuki raya, menggelar penerimaan mahasiswa baru bersama.
Seperti diketahui, terhitung sejak Desember 2014 lalu, IKIP PGRI Jember dinonaktifkan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI). ada beberapa hal yang menyebabkan ikip pgri dinonaktifkan. Salah satunya rasio dosen tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa. (Win)
