Jember Hari Ini – Serapan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum pengairan Kabupaten Jember, baru mencapai 53 persen. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Jember Joko Santoso.
Kepada sejumlah wartawan, Joko menerangkan, banyak faktor yang menyebabkan rendahnya serapan anggaran. Salah satunya banyaknya keterlambatan proses administrasi dari rekanan. Padahal, hampir seluruh pekerjaan fisik di APBD awal tahun 2015 sudah selesai dilaksanakan. Untuk proyek fisik tahun 2015 ini, lanjut Joko, didominasi proyek penunjukan langsung. Dari 478 daerah irigasi yang ada, hampir seluruhnya dilakukan perbaikan fisik.
Menurut Joko, saat ini pihaknya terus berupaya menggenjot serapan anggaran yang masih rendah tersebut. Joko optimis hingga akhir tahun 2015 mendatang, seluruh serapan anggaran bisa direalisasikan seluruhnya. (Win)
