Batik Tembakau Khas Jember Masih Sebatas Industri Rumah Tangga

LOGO newsJember Hari Ini – Usaha batik khas Jember sejauh ini masih sebatas menjadi industri rumah tangga. Perlu adanya sentuhan dari pemangku kebijakan agar industri batik Jember bisa berkembang menjadi batik unggulan nasional bahkan internasional.

Kepala Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Gede Agus Wijaya, mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendampingan dan akan memberikan bantuan kepada beberapa industri batik di Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, dan Lumajang. Hanya saja, pendampingan tersebut belum bisa diberikan secara maksimal karena secara umum sejumlah industri batik yang ada sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah setempat.

Batik tembakau khas Jember misalnya, sebenarnya berpotensi untuk dikembangkan tidak hanya menjadi usaha rumah tangga, tetapi juga produk yang diakui secara nasional dan internasional. Sebab, selama ini batik Jember sebenarnya sudah ada di beberapa manca negara, tetapi sifatnya masih dibawa oleh orang per orang melalui pertemanan, bukan ekspor langsung untuk dipasarkan ke luar negeri.

Sebagai bentuk kepedulian dan mendukung pengembangan industri batik, Bank Indonesia juga sudah lama memberlakukan wajib seragam batik khas Jember bagi karyawan dua kali seminggu. Gede berharap Pemerintah Daerah meningkatkan pembinaan kepada industri batik di Jember, baik berupa pembinaan kelembagaan maupun permodalan. Sehingga batik khas Jember tidak hanya sekedar menjadi usaha rumah tangga, tetapi juga bisa menjadi industri berskala nasional. (Fathul)

Comments are closed.