Hiswana Migas Eks Karesidenan Besuki Diminta Jalin Komunikasi dengan Pemda

ILUSTRASI - SPBU

Ilustrasi : Persoalan izin SPBU.

Jember Hari Ini – Ketua Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswana Migas Daerah Jawa Timur), Rahmat Muhammadiyah, berharap Ketua Hiswana Migas cabang eks Karesidenan Besuki, Supratigto, menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintah Daerah setempat.

Persoalan pribadi sebagai pengusaha SPBU yang belum menyelesaikan perpanjangan perizinannya, jangan sampai berdampak menjadi masalah organisasi yang dipimpinnya. Menurut Rahmat, tidak ada alasan apapun bagi pemilik SPBU milik untuk memperpanjang izinnya, jika memang sudah mati. Setelah mendengar pemberitaan di sejumlah media, Rahmat mengaku langsung berkomunikasi dengan, Supratigto. Rahmat juga sempat mengingatkan Supratigto tentang pentingnya perizinan SPBU miliknya di Balung, dan meminta Hiswana Migas eks Karesidenan Besuki menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintah Daerah setempat.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rahmat juga terkejut dengan ucapan Supratigto yang dilaporkan melecehkan wartawan yang datang bersama Komisi C DPRD Jember untuk melakukan sidak di SPBU tersebut. Hiswana Migas Provinsi Jawa Timur belum bisa mengambil tindakan tegas apapun, karena masih membutuhkan keterangan lebih lengkap. Termasuk salah satunya hasil pertemuannya dengan DPRD Jember pekan depan. Untuk sementara ia menilai yang dilakukan Supratigto adalah tindakan pribadi sebagai pengusaha SPBU, bukan sebagai Ketua Hiswana Migas eks Karesidenan Besuki secara kelembagaan.

Sebelumnya, Ketua Hiswana Migas eks Karesidenan Besuki, Supratigto, menuding adanya pungutan liar dalam pengurusan izin usaha di kantor Disperindag dan ESDM Jember sebesar Rp 1 juta. Namun pernyataan Supratigto dibantah keras oleh pihak Disperindag dan ESDM Jember. Bahkan, Disperindag sempat menunjukkan bukti surat pernyataan yang ditandatangani sendiri oleh Supratigto. Supratigto juga dituntut Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember, agar meminta maaf secara terbuka kepada wartawan yang datang bersama Komisi C DPRD Jember dalam sidak tersebut. (Fathul)

Comments are closed.