Jember Hari Ini – Banyak pelaksana proyek pembangunan jalan dan jembatan di Jember mengabaikan perlunya direksi kit dan papan nama proyek sebagaimana aturan. Direksi kit adalah ruang atau tempat khusus untuk memasang rencana proyek sesuai tahapan yang bisa dipantau publik.
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Jember, Rasyid Zakaria, mengakui kenyataan itu. Menurut Rasyid, pembuatan direksi kit membutuhkan biaya cukup besar. Jika nilai proyeknya kecil dan tidak membutuhkan waktu lama, maka direksi kit dinilai tidak terlalu penting. Ia mencontohkan proyek perbaikan jalan yang hanya selesai dikerjakan dalam hitungan hari, maka keberadaan direksi kit juga sia-sia. Berbeda dengan proyek pembangunan jembatan yang membutuhkan waktu hingga beberapa bulan. Meski demikian, menurut Rasyid, untuk proyek-proyek besar yang melekat di dinas tempat kerjanya harus dilengkapi direksi kit, agar bisa dipantau oleh masyarakat.
Sementara untuk papan nama proyek, lanjut Rasyid, hampir seluruhnya tersedia dan dipasang oleh pelaksana proyek. Hanya saja biasanya tidak lama setelah dipasang papan nama tersebut hilang. Rasyid berjanji pelaksanaan proyek pembangunan infra struktur tahun mendatang, akan lebih ditertibkan sesuai ketentuan yang berlaku. (Fathul)

