Menurut Kepala Dinas Pengairan, Rasyid Zakaria, air yang tadinya mengalir ke sawah kini menumpuk menjadi satu meluber ke jalan raya. Akibatnya terjadi banjir sesaat yang menyebabkan kemacetan di jalan poros itu. Untuk mengatasi banjir, Dinas Pengairan sebenarnya bisa melakukan aktivitas pengerukan saluran air di sebelah utara jalan. Tetapi konsekuensinya Dinas Pengairan harus membongkar seluruh plat beton yang ada di sepanjang saluran air tersebut.
Rasyid juga heran dengan maraknya pembangunan plat beton yang tidak berijin padahal pembangunan plat beton itu sudah terjadi sejak lama. Rasyid menjelaskan, sebelum tata letak kawasan Sempusari berubah seperti sekarang, kalaupun terjadi banjir biasanya setiap dua atau tiga tahun sekali, tidak setiap hujan deras terjadi banjir. Meski demikian banjir yang terjadi di sana masuk kategori banjir sesaat, karena setelah hujan reda setengah jam saja air kembali surut. (Elly)

Explore the extraordinary secrets of the Caribean Islands.
Recent Comments