Jember Hari Ini – Aktivis dan pemerhati lingkungan menilai upaya Pemerintah Kabupaten Jember membuat Ruang Terbuka Hijau (RTH) masih belum maksimal. Beberapa titik dinilai belum layak sebagai Ruang Tebuka Hijau.
Pemerhati lingkungan, Wahyu Giri, menilai, penempatan tanaman dalam pot-pot kecil belum bisa memenuhi standarisasi Ruang Terbuka Hijau. Penempatan pot di sejumlah ruas jalan tersebut seharusnya bisa disiasati dengan pengadaan pohon besar sebagai naungan.
Menurut Wahyu Giri, ada beberapa tempat yang potensial menjadi Ruang Terbuka Hijau, salah satunya di wilayah Jalan Gajah Mada. Seharusnya Pemkab lebih jeli memilih konsep pembuatan Ruang Terbuka Hijau. Untuk menyiasati minimnya Ruang Terbuka Hijau, masyarakat bisa menciptakan sendiri Ruang Terbuka Hijau di rumah, sekolah, dan kantor.
Sebelumnya, Kepala Seksi Tata Kota dan Pedesaan Dinas PU Cipta Karya, Rahman Anda, meminta warga Jember ikut menjaga Ruang Terbuka Hijau yang telah dibangun di sejumlah ruas jalan. (Hana)

