Jember Hari Ini – Kabupaten Jember menduduki peringkat ketiga jumlah penderita HIV-AIDS se-Jawa Timur, setelah Kota Surabaya dan Malang. Bahkan, selama tahun 2015 ada 2.240 kasus penderita HIV-AIDS.
Ada 10 area merah yang ditetapkan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Dinas Kesehatan Jember, yakni Kecamatan Puger, Kencong, Gumukmas, Wuluhan, Kaliwates, Sumbersari, Umbulsari, Bangsalsari, Ambulu, dan Patrang.
Menurut Humas Dinas Kesehatan Jember, Yumarlis, tahun 2015 Dinas Kesehatan memperkirakan ada 4.600 kasus HIV-AIDS di Kabupaten Jember. Yumarlis memperkirakan ada 2.300 kasus HIV-AIDS yang belum ditemukan di Jember. Hingga saat ini Komisi Penangulangan AIDS dan Dinas Kesehatan Jember terus merangsang warga Jember agar mau menjalani pemeriksaan di klinik VCT. Bahkan, Dinas Kesehatan memperluas wilayah area program penanggulan HIV-AIDS.
Tahun ini, Komisi Penanggulangan AIDS menggulirkan program edukasi tentang HIV-AIDS di sekolah dan pesantren di Jember, penguatan kelompok dukungan sebaya Overseas Development Aids (ODA), dan pembuatan booklet HIV-Aids yang disebarluaskan kepada masyarakat Jember. (Fian)

