Jember Hari Ini – Aktivitas penambangan emas liar di Gunung Manggar Wuluhan mengganggu irigasi untuk ribuan hektar lahan pertanian di wilayah Kecamatan Wuluhan dan Ambulu. Akibatnya, musim tanam padi di kedua wilayah itu tertunda karena kesulitan mendapatkan air bersih dari saluran irigasi.
Kepala Seksi Penyuluhan Dinas Pertanian Jember, Luluk Herman, menyebutkan, akibat aktivitas tambang liar di area milik Perhutani itu, sungai sumber irigasi yang berasal dari sabuk Gunung Manggar tersumbat lumpur longsoran akibat kerusakan lahan setempat. Karena belum bisa dilakukan perbaikan dan pengerukan sungai, maka air yang tersedia sangat kecil dan tidak mampu memenuhi kebutuhan seluruh areal pertanian. Bahkan, minggu pertama bulan ini baru 50-an hektar areal pertanian yang bisa mulai tanam padi.
Tidak hanya lahan pertanian di bawah Gunung Manggar yang terganggu, tetapi sawah yang biasanya menggunakan irigasi dari sepanjang sungai setempat di Wuluhan dan Ambulu juga mengalami hal yang sama.
Salah seorang petani, Rahman, menyatakan, untuk memulai waktu tanam, selain mengandalkan air sumur bor juga terpaksa menunggu turunnya hujan. Oleh sebab itu, ia berharap Dinas Pertanian serta Dinas Pengairan segera mencarikan solusi. (Fath)

