Cagar Budaya di Jember Tidak Didukung Museum yang Layak

Didik Purbandrio

Koordinator Balai Pelestari Cagar Budaya Kabupaten Jember

LintasJHI – Kabupaten Jember memiliki banyak situs dan cagar budaya. Sayangnya keberadaan situs dan cagar budaya tidak didukung dengan bangunan musem yang layak. Padahal, salah satu indikator kemajuan pendidikan di Jember, bisa dilihat dari keberadaan museum.

Koordinator Balai Pelestari Cagar Budaya Kabupaten Jember, Didik Purbandrio menegaskan, pihaknya  berulangkali mengajukan permohonan pembuatan museum, mulai masa Bupati Winarno hingga Bupati Mza Djalal. Namun hingga Kabupaten Jember dipimpinan oleh Pj Bupati, belum ada respon yang menggembirakan. Menurut Didik, pemkab menilai  Kabupaten Jember belum membutuhkan museum, karena museum dinilai tidak mendatangkan profit. Padahal cagar budaya di Jember sudah diketahui secara internasional. Bahkan beberapa waktu lalu ada pengunjung dari india yang mengajukan permohonan melakukan penelitian.

Disisi lain, antusiasme warga terhadap keberadaan cagar budaya sangat tinggi, hal ini dilihat saat pameran dan expo museum yang diadakan Pemprov Jatim. Hingga saat ini, museum Jember sudah dua kali mendapatkan penghargaan. meski dilihat dari bangunan, lokasi yang digunakan untuk museum, belum layak disebut sebagai museum. (Hana)

 

Comments are closed.