Jember Hari Ini – Memasuki hari keenam, pengerukan pendangkalan saluran irigasi di Desa Kesilir Wuluhan belum selesai. Sejumlah petani hanya bisa mengandalkan air hujan untuk memulai musim tanam padi.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Glundengan, Gatot Sugiarto, menyatakan belum bisa memastikan kapan pengerukan pendangkalan itu selesai dilakukan. Dengan demikian, sebelum pengerukan tersebut tuntas, saluran belum bisa dialiri air dari Sungai Bedadung untuk memenuhi kebutuhan pertanian masyarakat di Kecamatan Wuluhan dan Ambulu.
Alat berat atau eskavator untuk pengerukan dari Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Jember juga masih berada di lokasi di bawah lereng Gunung Manggar kawasan Perhutani dibantu dengan belasan truk pengangkut tanah hasil pengerukan.
Kepada Prosalina FM, Gatot mengaku sudah menyampaikan kepada masyarakat terutama kelompok tani, terkait pelaksanaan pengerukan pendangkalan sungai irigasi. Sebab, pengerukan tidak bisa dilakukan secara bertahap sebelum saluran benar-benar lancar dan bisa dialiri air untuk irigasi pertanian. (Fath)

