Muatan Kendaraan yang Berhenti di Jembatan Bedadung Ambulu, Lebihi Tonase

JEMBATAN BEDADUNG AMBULU

Truk besar saat melintas di jembatan Sungai Bedadung Ambulu.

Jember Hari Ini – Sejak ada pemasangan traffic light atau lampu lalu lintas di simpang 4 jalan Ambulu Kecamatan Balung, kapasitas kendaraan yang berhenti di atas jembatan Bedadung diduga melebihi ketentuan. Akibatnya, saat traffic light dari arah Ambulu menyala warna merah atau berhenti, seluruh kendaraan termasuk truk gandeng dengan muatan besar terpaksa harus berhenti di atas jembatan tersebut. Padahal, sesuai papan yang tertulis di sisi jembatan, kapasitas jembatan itu hanya 8 ton. Jika kendaraan yang berada di atas jembatan sudah berlebih, kendaraan agar berhenti sebelum memasuki jembatan tersebut.

Salah seorang pengguna jalan, Sugiyono, mengaku takut saat traffic light menunjukkan warna merah dan berhenti di atas jembatan, karena terasa bergetar dan bergoyang seperti mau ambruk. Posisi traffic light yang berdekatan dengan jembatan Sungai Bedadung, menurutnya sangat mengkhawatirkan.

Sementara itu, salah seorang teknisi bidang lalu lintas Dinas Perhubungan Jember, Chandra, saat dikonfirmasi Prosalina FM, menyatakan jika sebelum pemasangan traffic light di jalan Ambulu Balung sudah melalui survei dan uji coba lebih dahulu. Ia juga sudah mempersingkat pergantian warna lampu pada traffic light itu, agar kendaraan umum tidak terlalu lama berhenti di atas jembatan tersebut. Dinas Perhubungan juga memasang rambu agar saat lampu merah menyala, kendaraan yang tonasenya melebihi 8 ton berhenti sebelum jembatan. (Fat)

Comments are closed.