Jember Hari Ini – Aktivitas penambangan liar di Gunung Manggar Wuluhan, dipastikan akan berhenti total mulai Kamis (25/2/2016) besok.
Sesuai rencana, sekitar 1.600 orang personil gabungan akan menutup seluruh lubang bekas galian, warung, dan tempat parkir di sekitar lokasi tambang, serta menyita peralatan pengolah hasil tambang atau gelondong di rumah-rumah warga. Oleh sebab itu, Kapolsek Wuluhan AKP Zaenuri menghimbau kepada masyarakat, jika tidak ingin ditangkap dan dipenjara, sebaiknya segera meninggalkan aktivitas tambang liar untuk selamanya.
Operasi gabungan selain melibatkan personil polisi, TNI dan Perhutani, Satpol PP, juga dibantu ratusan warga sekitar serta sejumlah anggota perguruan silat untuk menutup seluruh aktivitas tambang tersebut. Zaenuri menegaskan, penutupan bekas lubang galian tambang akan selesai dalam sehari, dan selanjutnya akan dijaga ketat setiap hari selama 24 jam oleh personil polisi, TNI dan kelompok masyarakat.
Sedangkan menurut Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Perhutani Wuluhan, Sutiyono, Perhutani telah mempersiapkan tempat, dan menyiapkan informasi tentang lokasi lubang galian yang akan ditutup. Menurut Sutiyono, tahap awal akan dilakukan penutupan sekitar 60 lubang galian secara manual.
Data yang diperoleh dari Perhutani menyebutkan, masih terdapat ratusan lubang bekas galian tambang liar di Gunung Manggar. Puluhan diantaranya diduga masih aktif dan masih dilanjutkan penambangannya dengan cara memanfaatkan kelengahan petugas perhutani maupun kepolisian. Selain terdapat beberapa warung dan tempat parkir di sekitar lokasi tambang juga banyak beberapa masyarakat yang mempunyai peralatan mesin pengolah hasil tambang emas tersebut di rumahnya. (Fath-Fit)

