Jember Hari Ini – Tim gabungan penertiban tambang liar Gunung Manggar kesulitan material tanah untuk menutup lubang bekas galian tambang yang jumlahnya cukup banyak. Hingga hari ini, masih ada beberapa lubang galian yang belum ditutup.
Kapolsek Wuluhan, AKP Zaenuri, mengakui kesulitan material tanah itu terjadi karena tanah yang digali penambang liar banyak yang diambil dan dibawa pulang untuk dicari kandungan emasnya. Sehingga ketika tim gabungan melakukan penutupan hanya mengandalkan tanah di sekitar lokasi tambang, tidak semua lubang bisa ditutup. Karena itu, petugas yang berada di lokasi tambang terpaksa membuat saluran air baru yang diarahkan ke lubang galian. Harapannya saat hujan tiba, air yang membawa Lumpur bisa mengalir dan menutupi lubang-lubang tersebut.
Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penambangan kembali, tim gabungan polisi, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja tetap menyiagakan personil di kawasan hutan maupun di luar hutan Gunung Manggar Wuluhan. (Fath)

