
Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Mahfudz Shodar (kanan) bersama Rosyadi Badar usai seminar pencegahan radikalisme.
Jember hari Ini – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Jawa Timur mengerahkan seluruh Kepala KUA di tingkat kecamatan dan penyuluh agama di tingkat desa untuk menangkal paham radikal dan terorisme. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur, Mahfudz Shodar, usai Seminar Pananggulangan Radikalisme dan Terorisme di IAIN Jember, Kamis siang.
Mahfudz Shodar menjelaskan, Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur mengerahkan para penyuluh agama, tentang bahaya paham radikal dan terorisme. Proses sosialiasi secara informal diberikan dalam keluarga, sedangkan sosialiasi secara non formal diberikan melalui Madrasah Diniyah di pesantren.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Jember, Rosyadi Badar, menegaskan, pihak Kantor Kementerian Agama berupaya menanggulangi paham radikal dan terorisme dengan menurunkan satu orang penyuluh setiap desa. Ada 248 orang penyuluh yang memberikan pemahaman tentang ajaran yang bertentangan dengan agama Islam. Kemenag tinggal menyiapkan Surat Keputusan (SK) karena petugas yang memberikan penyuluhan tersebut bukan PNS Kemenag. (Fit)
