Jember Hari Ini – Satlantas Polres Jember meminta Dinas Perhubungan mengoptimalkan tata kelola transportasi di Jember, sehingga pelajar tidak menjadi korban amburadulnya tata kelola transportasi.
Menurut Kasat Lantas Polres Jember, Nopta Histaris Suzan, karena layanan angkutan kota tidak maksimal, banyak pelajar terpaksa menggunakan sepeda motor. Padahal, mereka belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan belum memenuhi syarat menggunakan sepeda motor sendiri. Namun karena angkutan umum tidak tepat waktu, fasilitas tidak maksimal, dan seringkali menyalahi trayek, pelajar terpaksa menggunakan sepeda motor. Akibatnya, angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jember sangat tinggi, terutama yang menimpa pelajar.
Nopta mengaku kepolisian pada posisi dilematis melihat permasalahan tersebut. Satlantas memahami persoalan sosial yang menyebabkan pelajar mengunakan kendaraan bermotor.
Sebelumnya, dalam Suara Rakyat Prosalina, warga Dusun Curahrejo Desa Sumberrejo Kecamatan Ambulu, Pak Purut, meminta Satlantas Polres Jember bersikap tegas menyusul banyaknya siswa SMP yang menggunakan sepeda motor. Pak Purut meminta Satlantas melakukan sosialisasi ke sekolah untuk menumbuhkan kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar. (Fian)
