Janji Bupati Jadikan Jember Embarkasi dan Debarkasi Haji Sulit Terwujud

DISKUSI EMBARKASI JEMBER 2

Diskusi publik mewujudkan embarkasi dan debarkasi haji di Jember.

Jember Hari Ini – Janji Bupati dan Wakil Bupati menjadikan Kabupaten Jember sebagai embarkasi dan debarkasi haji sulit terwujud. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Jember, Isman Sutomo, saat dialog publik PWI Jember dengan Eksan Institute, Kamis siang.

Dalam dialog bertema “Kupas Tuntas Rencana Pembangunan Embarkasi dan Debarkasi Haji Jember” Isman menyatakan butuh waktu cukup panjang dan melalui banyak prosedur untuk mewujudkan janji Bupati tersebut. Salah satunya terkait status Bandara Notohadinegoro Jember yang masih kelas empat. Padahal untuk menjadi embarkasi dan debarkasi, bandara harus naik status menjadi kelas 2 internasional.

Lebih dari itu kata Isman, infrastruktur Bandara Notohadinegoro yang ada saat ini belum siap untuk keperluan embarkasi dan debarkasi. atau Landasan pacu pesawat (runway) serta appron belum layak dan masih banyak persoalan lainnya.

Sementara Sales Manager Pt Garuda Indonesia Wilayah Jember, Budi Prihantoro, menegaskan, meski sulit menjadikan embarkasi dan debarkasi, Bandara Notohadinegoro masih berpeluang menjadi embarkasi dan debarkasi haji antara. Secara geografis, Bandara Notohadinegoro berada di daerah pegunungan yang sulit untuk manuver pesawat dengan ukuran besar sebagaimana kebutuhan embarkasi dan debarkasi. (Fath)

Comments are closed.