Jember Hari Ini – Wakil Bupati, Muqit Arief, meminta sekolah mencari dan menanyakan alasan siswa mengundurkan diri sehingga tidak mengikuti Ujian Nasional (UN).
Muqit mengaku tidak ingin ada peserta Ujian Nasional yang mengundurkan diri lalu dibiarkan oleh sekolahnya. Hal ini mencederai dunia pendidikan di Kabupaten Jember. Muqit berharap sekolah dan Dinas Pendidikan mengusahakan siswa yang yang mengundurkan diri bisa mengikuti Ujian Nasional susulan.
Kepala Bidang SMP-SMA-SMK Dinas Pendidikan Jember, Tatang Prianggono, mengatakan, data yang dihimpun Dinas Pendidikan ada 86 orang siswa yang mengundurkan diri tidak mengikuti Ujian Nasional. Serta seorang siswa tidak bisa mengikuti Ujian nasIonal karena sakit. Sebanyak 86 siswa itu mengundurkan diri karena pindah keluar kota Jember, bekerja, terjerat kasus hukum pidana, dan meninggal dunia.
Tatang menegaskan, siswa yang tidak bisa mengikuti Ujian Nasional karena sakit bisa mengikuti ujian susulan. Tatang berjanji akan melakukan pengecekan dan memperjuangkan agar siswa bisa mengikuti Ujian Nasional. (Fian)

