Jember Hari Ini – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember, Abdul Halim Subahar, meminta DPRD memfasilitasi pertemuan dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk dilakukan klarifikasi terbuka.
Dalam rapat bersama Forkopimda dan ormas, Rabu siang, Halim menyebutkan fatwa MUI harus melalui tiga mekanisme. Pertama kajian teks, kedua kajian konteks, dan terakhir klarifikasi. Untuk tahap pertama dan kedua sudah selesai tinggal tahap klarifikasi. Oleh sebab itu, ia mendesak Forkompinda melalui DPRD Jember mengundang HTI untuk melakukan klarifikasi terkait faham dan misi yang sedang dilakukannya. Klarifikasi itu sangat penting sebelum diambil kesimpulan seperti apa sebenarnya Hizbut Tahrir Indonesia tersebut.
Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi, menyatakan kesanggupannya untuk menghadirkan HTI Jember di gedung dewan Rabu (25/5/2016) pekan depan. Bahkan, selain HTI juga akan menghadirkan Ketua PCNU Jember dan Kencong, serta PD Muhammadiyah Jember. (Fath)

