Jember Hari Ini – Jelang pengumuman Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini dimanfaatkan orang tidak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan. Pelaku mengaku sebagai pegawai universItas Jember mengirimkan SMS atau pesan melalui media sosial meminta uang.
Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokoler Universitas Jember, Agung Purwanto, terungkapnya kasus tersebut menyusul laporan orang tua peserta SBMPTN asal Situbondo. Orang tua peserta SBMPTN tersebut mengaku menerima pemberitahuan melalui SMS, puteranya diterima di Universitas Jember melalui jalur SBMPTN. Pengirim pesan yang mengaku pegawai Universitas Jember itu kemudian meminta sejumlah uang dengan alasan untuk biaya daftar ulang.
Menurut Agung, cara-cara yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab itu bentuk penipuan. Pelaku beraksi dengan mengirimkan pesan melalui SMS atau media sosial seperti BBM serta WA yang mengabarkan peserta SBMPTN diterima di Universitas Jember. Agung meminta orang tua siswa atau siswa peserta SBMPTN lebih waspada jika menerima kabar tidak jelas terkait penerimaan SBMPTN. Pengumuman hasil sbmptn baru disampaikan 28 juni mendatang.
Agung mengaku sudah menghubungi nomor HP orang yang mengaku pegawai Universitas Jember dengan nomor 082-247-172-900, ternyata nomor tersebut tidak aktif. Agung menghimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan informasi yang disampaikan melalui media sosial. (Fit)
