Jember Hari Ini – Ketua Komisi B DPRD Jember, Bukri, mendesak Pemkab segera memperjelas status tempat wisata Teluk Love di Payangan Ambulu untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Informasi yang diperolehnya, Teluk Love Payangan sudah dikuasai perorangan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial antar masyarakat, karena sudah berdiri beberapa fasilitas wisata yang dibangun oleh perorangan juga.
Upaya pembangunan fasilitas wisata oleh perorangan itu, kata Bukri, terkesan jika jika Pemkab Jember selama ini dianggap tidak mampu mengelola payangan dengan baik. Karenanya menurut politisi PDI Perjuangan itu, perlu ketegasan Pemkab Jember terkait status pengelolaan Payangan untuk memberikan pendapatan bagi daerah. Jika terus dibiarkan, ia khawatir konflik sosial akan semakin meluas. Dengan memperjelas status pengelolaan Payangan, juga diharapkan tercipta suasana kondusif di Kabupaten Jember dan tidak menjadi konflik sosial yang berkepanjangan.
Payangan yang sekarang terkenal dengan sebutan wisata Teluk Love adalah tempat wisata baru yang dibangun dan dikembangkan oleh sekelompok masyarakat setempat dengan tingkat kunjungan wisata lebih baik ketimbang tempat wisata Watu Ulo yang selama ini dikelola Pemkab Jember. (Fath)

