Jember Hari Ini – Nasib kesejahteraan ribuan guru honorer di Jember belum jelas. Sebab, dalam Perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sudah di sahkan bupati dan DPRD Kamis (28/7/2016) lalu, sama sekali tidak ada alokasi anggaran untuk gaji guru honorer tersebut.
Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD Jember, Hafidi, selama ini gaji guru honorer bergantung dari sumbangan orang tua siswa dengan persetujuan komite sekolah. Meski Dinas Pendidikan sudah mengeluarkan surat edaran tentang larangan pungutan dan boleh adanya sumbangan orang tua siswa, namun sejumlah sekolah ketakutan meminta sumbangan tersebut. Selain belum mengalokasikan anggaran, juga belum ada Peraturan Bupati yang mengatur secara teknis untuk memenuhi kebutuhan sekolah yang selama ini banyak disumbang oleh orang tua siswa.
Sebelumhya, Bupati Jember, Faida, kepada sejumlah wartawan menjelaskan jika pendidikan gratis itu sejatinya bukan tidak berbayar, tetapi yang biasanya dibayar oleh orang tua nantinya diambil alih oleh pemerintah daerah. Pendidikan gratis juga bukan berarti peran serta bantuan orang tua siswa sama sekali tidak ada, masih diperbolehkan jika untuk investasi seperti perbaikan gedung dan sarana sekolah. (Fath)
