Jember Hari Ini – Plt Direktur Utama Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan, Mirfano, meminta kepada Dirut PDP yang baru nanti agar mengganti produk unggulan perusahaan dari karet menjadi kopi. Sebab, saat ini kopi lebih potensial memberikan hasil lebih.
Saat ini, dengan luasan kopi 200 hektar dan 1 mesin sangrai, kopi mampu menyumbang penghasilan bagi perusahaan sebesar Rp 200 juta per bulan. Jika mesinnya ditambah menjadi 5, maka penghasilan dari kopi mencapai Rp 1 miliar rupiah per bulan. Sejumlah petani karet di bawah naungan PDP, kata Mirfano, dapat dialihkan untuk menanam kopi. Perubahan fokus produk unggulan ini juga dapat menyerap pengangguran di Jember. Untuk mencukupi kebutuhan tersebut, PDP Kahyangan membutuhkan dana investasi sekitar Rp 10 miliar.
Mirfano berharap saran tersebut dapat dijadikan pertimbangan untuk manajemen baru yang akan dipimpin oleh direktur yang terpilih. (Fian)
