Jember Hari Ini – Pemerintah Kabupaten Jember masih bingung mencari tempat baru untuk relokasi sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini ada di Jalan Gajah Mada, Jalan Jawa dan kampus, serta Jalan Letjend Panjaitan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Jember, Muhammad Suryadi, mengaku mendapat tugas khusus dari bupati untuk penataan dan penertiban PKL itu, namun masih terkendala tempat relokasinya. Sebab, untuk mempertahankan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) pada penilaian tahun 2016 ini, terdapat catatan khusus untuk memperbaiki akses pejalan kaki, terutama yang selama ini ditempati para PKL. Suryadi, mengaku masih mengkaji beberapa lokasi baru yang memungkinkan dibuka dan ditempati relokasi PKL tersebut.
Diberitakan sebelumnya, bupati merencanakan ada 14 titik PKL di Jember yang masuk rumusan relokasi. Wacana lama yang pernah muncul di era Bupati MZA Djalal, PKL Jalan Jawa atau kampus akan direlokasi di bekas Pasar Tegalboto, namun hingga sekarang belum bisa diwujudkan. (Fath)

