Jember Hari Ini – Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR), Yeyek Sugiarto, mengaku khawatir curah hujan tinggi berdampak pada kualitas tebu petani. Menurut Yeyek, kadar kandungan gula tebu saat ini turun hingga 5,6 persen. Padahal, tahun 2015 lalu bisa mencapai 7,3 persen. Di sisi lain, harga lelang tebu turun dari Rp 13.900 menjadi Rp 11.600.
Yeyek memprediksikan petani akan merugi karena harga jual tebu tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan petani. Namun dirinya belum bisa memastikan berapa kerugian yang akan diderita petani.
Sementara Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Jember, Masykur, membenarkan turunya kualitas tebu. Masykur menambahkan, untuk mencapai kadar kandungan gula yang tinggi, kondisi tebu harus benar-benar kering. Namun hal ini terkendala curah hujan yang sangat tinggi. (Fian)

