Dikira Kena Santet, Warga Sumberlesung Ternyata Menderita Tekanan Darah Tinggi

newsJember Hari Ini – Kapolsek Ledokombo, AKP Wardoyo, menghimbau masyarakat tidak mudah menuduh seseorang memiliki ilmu hitam atau  santet saat menderita sakit. Sebab, tuduhan itu menimbulkan kerawanan di wilayahnya. Ia menjelaskan, munculnya isu santet bermula dari seorang warga Sumberlesung bernawa Watik yang menderita sakit bebrapa waktu yang lalu. Tuduhan santet terhadap salah seorang tokoh masrakat Desa Ledokombo bermula dari Watik yang menderita sakit setelah menerima makanan hantaran. Padahal, yang menerima makanan itu tidak hanya Watik, tapi juga warga lainnya karena tokoh desa tersebut memang sedang mengelar acara hajatan. Watik malah menuding tetangganya telah menguna-gunai dirinya sehinga menyebabkan sakit. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya kemudian mendatangi Watik dan memeriksakan ke dokter.

Hasil pemeriksaan medis menyebutkan, ternyata tensi darah Watik mencapai 220. Dari keterangan dokter, tensi yang tinggi inilah yang menyebabkan Watik sakit seperti sesak napas dan pusing. Wardoyo meminta warga yang sakit segera memeriksakan diri ke rumah saksit atau puskesmas, tidak lantas main tuduh.

Usai diperiksakan ke puskesmas, situasi di Ledokombo kembali kondusif. Bahkan, Wardoyo meminta agar Watik dirujuk ke RSD dr. Soebandi Jember. (Fit)

 

 

Comments are closed.