Jember Hari Ini – Komisi III DPR RI mendorong proses penyidikan kasus dugaan pembunuhan dan penipuaan oleh tersangka Dimas Kanjeng Taat Pribadi cepat dan transparan, termasuk proses penyitaan barang bukti aset dan uang.
Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR RI, Hasrul Anwar, disela-sela kunjungan kerja melihat program inovasi layanan masyarakat berbasis IT di Mapolres Jember. Dia menegaskan, Komisi III akan terus memantau setiap perkembangan penyidikan yang dilakukan pihak kepolisiaan. Panitia kerja penegakaan hukum Komisi III telah berkunjung dan bertemu langsung dengan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol anton Setiadji, meminta penyidikan kasus itu bisa dilakukan secara hati-hati dan profesional. Dari pertemuan itu, Komisi III DPR RI optimis polri akan bekerja secara profesional dan transparan untuk tegaknya hokum. Bahkan, hingga saat ini pihak kepolisian masih memburu keberadaan uang milik padepokan Dimas Kanjeng yang dikabarkan hingga triliunan rupiah. Ia berharap dalam penyidikan kasus ini jangan sampai ada yang ditutup-tutupi, misalnya uang yang diangkut berapa banyak, bungker dan emas yang dijadikan barang bukti.
Hasrul Anwar juga menghimbau masyarakat yang menjadi korban supaya bisa segera melaporkan kepada pihak kepolisiaan sehingga dapat ditindaklanjuti. (Fit)
