Jember Hari Ini – Seluruh potensi tambang galian A di Jember adalah rawan bencana. Oleh karena itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Miftahul Ulum, menyatakan wacana soal tambang di Jember harus ditutup karena masih banyak potensi lain yang bisa dikembangkan. Menurutnya, pasir besi Paseban rawan bencana tsunami dan abrasi. Sedangkan tambang emas Silo dan Gunung Manggar berada di titik rawan longsor dan banjir. Dengan demikian, tambang tidak mungkin dilakukan di Jember.
Pemkab harus kreatif menggali potensi selain tambang. Berbeda dengan tambang yang tidak perlu kreativitas karena dengan memberi izin tambang otomatis sudah menghasilkan, tetapi membahayakan lingkungan dan sosial. Sesuai rekomendasi Pansus Tambang DPRD
Provinsi Jawa Timur, segala bentuk aktivitas
pertambangan tidak boleh dilakukan. Selanjutnya, Pemprov akan meneliti seluruh potensi tambang yang ada untuk menentukan kebijakan soal daerah mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan
eksploitasi tambang tersebut. (Fath)

