Bulan ini Diperkirakan akan Terjadi Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas

newsJember Hari Ini – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jember memprediksi terjadi inflasi hingga 0,2 persen pada bulan November ini.

Deputi kebijakan moneter Kantor Perwakilan Bank Indonesia  Jember, Lukman Hakim, menyatakan lonjakan inflasi itu terjadi karena ada kenaikan harga beberapa komoditas, diantaranya cabe merah besar dan cabe rawit. Harga cabe rawit ditingkat petani sudah mencapai Rp 44 ribu per kilogram, sedangkan harga di tingkat konsumen sudah mencapai Rp 50 ribu kilogramnya. Masalahnya, menurut Lukman, banyak petani yang mengalami gagal panen akibat cuaca kemarau basah. Selain cabe, harga bawang merah yang pada bulan Oktober kemarin turun, pada bulan ini mulai naik lagi. Oleh sebab itu, rapat TPID Jumat pagi merekomendasikan perlunya tindak lanjut Pemkab Jember untuk melakukan stabilisasi harga dengan memantau harga serta operasi pasar sejumlah bahan pokok.

Bulan Oktober lalu, Kabupaten Jember mengalami deflasi sebesar 0,26 persen. Angka itu dinilai adalah yang tertinggi di Jawa Timur. Deflasi terjadi karena harga beberapa komoditas mengalami penurunan, seperti daging ayam ras, bawang merah dan emas perhiasan. (Fath)

Comments are closed.