80 Persen Angkutan Kota di Jember Sudah Berumur Tua dan Tidak Layak Operasi

newsJember Hari Ini – Delapan puluh persen angkutan kota di Jember sudah berumur tua dan tidak layak operasi lagi.

Menurut Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Jember, Siswanto, mayoritas angkutan kota yang ada sudah berumur lebih dari 20 tahun. Oleh sebab itu, dalam rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jember, Jumat pagi, Dinas Perhubungan Jember minta Bank Indonesia untuk menfasilitasi adanya kredit modal untuk peremajaan sejumlah angkutan kota tersebut. Menurutnya, usia kendaraan itu akan berpengaruh terhadap biaya operasi dan memberatkan masyarakat pengguna angkutan. Para sopir angkutan kota itu sebenarnya sudah mempunyai koperasi, namun kesulitan pembiayaan untuk peremajaan sejumlah armadanya.

Siswanto berharap, jika Bank Indonesia memfasilitasi antara koperasi angkutan dengan lembaga pembiayaan atau leasing sejumlah angkutan kota bisa dilakukan peremajaan dengan bantuan modal secara kredit tersebut. (Fath)

Comments are closed.