Ketua PGRI Jatim Sesalkan Tindakan Pemda yang Mudah Mencoret TPP

newsJember Hari Ini – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Jawa Timur, Ihwan Sumanji, menyesalkan kebijakan daerah yang mudah sekali mencoret Tunjangan Prestasi Pendidikan (TPP) terhadap guru yang berhalangan tidak masuk kerja.

Usai menghadiri sarasehan bedah pendidikan di Jember, Ihwan menyebutkan setiap daerah mempunyai kebijakan soal pemberian sanksi bagi penerima TPP bermacam-macam. Hanya karena tidak mengajar sehari saja, seorang guru dicoret tidak menerima TPP pada bulan itu. Bahkan, ia menyebutkan, adanya guru yang sedang menjalankan ibadah umroh dan melahirkan saja, daerah dengan seenaknya tidak memberikan TPP yang bersangkutan.

Di hadapan para guru, Ihwan juga menyesalkan adanya rencana penghapusan TPP yang seakan-akan pemerintah tidak rela jika guru menerima TPP tersebut dengan alasan ketersediaan anggaran. Padahal, tambahnya, pemberian TPP kepada guru merupakan amanat undang-undang yang konsekuensinya harus diberikan kepada guru dan harus dilaksanakan sebagai investasi kemajuan pendidikan di masa yang akan datang. (Fath)

 

 

 

Comments are closed.